Opinion

Audi Joinaldi - Laut Sumatera Barat

World Ocean Day - Kontribusi Generasi Penerus Bangsa Dalam Melindungi Lautan Indonesia

Tanggal 8 Juni merupakan peringatan Hari Laut Sedunia (World Oceans Day). Hari Laut Sedunia merupakan perayaan yang didedikasikan khusus untuk menghargai laut-laut yang ada di dunia. Peringatan ini juga menjadi momentum untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian laut. Hari laut sedunia juga banyak dimanfaatkan sebagai momentumuntuk menyelenggarakan aksi komunitas untuk menjaga laut serta biota di dalamnya. 

Sebagai tokoh milenial Sumatera Barat, Audy Joinaldy mengajak rekan-rekan semua untuk ikut serta berkontribusi dalam melindungi lautan Indonesia, khususnya laut yang berada ditanah nenek moyang kita, Sumatera Barat.

Kawasan Maritim yang luas ini apabila digarap dengan maksimal akan memberikan dampak yang luar biasa bagi kesejahteraan masyarakat Sumatera barat khususnya yang berada di kawasan pantai sepanjang garis pantai Barat wilayah Sumatera Barat, sebagai rasa cinta kita atas luasnya potensi kekayaan laut Sumatera Barat, kita harus menjaga kelestarian, kebersihan dan memanfaatkannya dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat melalui Poros Maritim ini.

 

Terdapat 7 alasan penting mengapa kita harus berkontribusi melindungi lautan, yaitu sebagai berikut:

1. Lautan menghasilkan udara yang kita hirup.
Penelitian menetapkan, lebih dari 50 persen oksigen yang kita hirup dihasilkan oleh lautan. Lautan juga menyerap sebagian besar karbon dioksida (CO2) yang manusia hasilkan.

2. Lautan membentuk sekitar 70 persen permukaan dunia dan membantu menjaga suhu bumi tetap terjaga.
Arus lautan sangat mempengaruhi iklim bumi dengan memindahkan panas dari daerah tropis ke daerah kutub.

3. Lautan memiliki efek signifikan terhadap biosfer.
Penguapan samudera, sebagai fase siklus air, adalah sumber dari sebagian besar curah hujan. Sedangkan suhu laut menentukan pola iklim, serta angin memengaruhi kehidupan di darat.

4. Polusi udara berefek pada ekosistem lautan.
CO2 yang kita hasilkan dapat menambah pemanasan global, mempengaruhi hewan dan tumbuhan yang hidup di lautan.

5. Lautan membentuk komponen vital dalam ekonomi dunia dengan sebagian besar perdagangan menggunakan rute laut.
Ini juga menyediakan pekerjaan bagi jutaan orang di seluruh dunia.

6. Lautan dunia adalah rumah bagi 230 ribu spesies yang dikenal.
Perkiraan kasar menunjukkan karena sebagian besar lautan kita belum dijelajahi, jumlah spesies yang ada di lautan jauh lebih besar, mungkin lebih dari dua juta spesies.

7. Lautan kita berada di bawah ancaman.
Sampah puntung rokok, pembungkus makanan, botol plastik, tutup botol, sedotan plastik, dan kantong plastik adalah 6 item teratas yang ditemukan di pantai, ungkap sebuah penelitian dari World Oceans Day.

 

”Kehidupan di darat sangat bergantung pada Laut. Maka dari itu, apa yang dilakukan hari ini, Menghadap Ke Laut adalah suatu hal yang sangat tepat sekali. Bahwasanya Kehidupan darat, kesuksesan didarat sangat ditentukan kesuksesan kita mengelola laut untuk masa yang akan datang. Semoga dengan kehadiran hari ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih memperhatikan laut dan juga menjaga laut dan juga pohon-pohon disepanjang Pantai Padang sehingga ketika kita jaga pohon-pohon dan tumbuhan di sini (pantai) maka setelah itu mereka akan menjaga kita.” tutur Wali Kota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah, S.P 18/8/2019, dalam kegiatan “Gerakan Bersih Pantai dan Laut dalam Gerakan Nasional Menghadap Laut 2.0: Laut Masa Depan Bangsa, Mari Kita Jaga Bersama”.